Sholathajat adalah sholat sunnah yang dilakukan dengan maksud nemohon agar hajat kehidupannya, segera terkabul. Sholat hajat terdiri dari dua rakaat satu salam. Waktu sholat hajat bisa kapan saja Bolacom, Jakarta - Kata-kata bijak tentang kemenangan sarat makna dan bisa menjadi motivasi dalam menggapai impian. Untuk bisa meraih kemenangan pastinya membutuhkan perjuangan yang besar. Namun, upaya untuk kemenangan tak selamanya berjalan mulus. Memerlukan perjuangan keras untuk bisa menjadi yang terbaik, terutama dalam sebuah pertandingan. Pertama doa adalah cerminan kebutuhan manusia kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, orang yang tidak berdoa berarti merasa tidak butuh kepada Allah SWT, sehingga orang tersebut layak dilabeli sebagai orang yang sombong, karena merasa mampu menangani problem kehidupan melalui kemampuannya sendiri. Doaini juga bisa kita praktekkan jika satu tim memiliki keyakinan atau agama lain. Akan tetapi kemenangan tentu tidak bisa diraih dengan mudah. Berikut ada amalan doa berupa wirid agar mampu menang lomba yang dapat anda amalkan. Wirid agar menang lomba. Ada yang terkabul dengan kencang ada yang lama dan ada pula doa yang ditolak allah dan tak Doaini diucapkan agar tenang dan tidak panik dalam menghadapi ujian dan wawancara. Perasaan panik adalah perasaan yang wajar timbul jika seseorang sedang dalam masalah. Contoh saat sedang berada DoaSebelum Pemilihan Umum. Dalam beberapa hari kedepan, beberapa daerah akan menjalankan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada), legislatif, maupun pemilihan presiden. Beberapa pemilih, mungkin sudah memiliki calon dan jagoan saat Pilkada tersebut, sedangkan beberapa yang lain ada yang masih ragu, sehingga masih belum menentukan pilihan. JKjuga meyakini masyarakat yang terpolarisasi dalam Pemilu 2019 akan kembali rukun. JK Optimistis Semua Pihak Siap Kalah Siap Menang | Republika Online REPUBLIKA.ID sUGT. Ilustrasi doa Sumber PixabayDoa merupakan cara manusia memohon sesuatu kepada Allah SWT. Seluruh umat Muslim diperintahkan untuk membaca doa pada sebelum atau sesudah melakukan sesuatu. Salah satu yang dapat diamalkan adalah doa agar menang lomba. Mengutip buku Rahasia Agar Doa Selalu Dikabulkan Allah oleh Fahruddin Ghozy, doa berasal dari kata “da’a-yad’u-da’watan”, yang secara harfiah artinya meminta. Sedangkan Muhyidin ibn Arabi, seorang sufi dari Mursia, Spanyol, menjelaskan kata doa dengan istilah “as sual”, yang berarti mengizinkan hamba-Nya untuk meminta segala hal baik saat berdoa, termasuk untuk memenangkan perlombaan. Lantas, seperti apa doa agar menang lomba atau pertandingan? LDoa Agar Menang LombaIlustrasi doa Sumber PixabayDihimpun dari buku Pegangan Hadits Arba’in An-Nawawi oleh Tim Mutiara, doa merupakan anjuran dari Allah SWT untuk dibacakan sebelum memulai lomba atau pertandingan. Tujuannya agar diberikan kemudahan oleh Allah SWT untuk meraih فَتَحۡنَا لَكَ فَتۡحًا مُّبِيۡنًالِّيَـغۡفِرَ لَكَ اللّٰهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡۢبِكَ وَ مَا تَاَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعۡمَتَهٗ عَلَيۡكَ وَيَهۡدِيَكَ صِرَاطًا مُّسۡتَقِيۡمًاوَّ يَنۡصُرَكَ اللّٰهُ نَصۡرًا عَزِيۡزًاInna fatahna laka fat han mubina, liyoghfiro lakallahuma takodda min zambika wa maa ta’akhoro wa yutimma ni’matahu alayka wa yahdiyaka siroo tommustakii maa wayan surokallahu nasron “Sesungguhnya kami telah membentangkan bagimu kemenangan yang gemilang. Agar dia mengampuni dosa-dosamu yang terdahulu dan yang akan datang. Dan menyempurnakan nikmat-Nya atasmu. Dan dia memberi petunjuk di jalan yang lurus. Dan Allah akan memberikan pertolongan kepadamu dengan pertolongan yang mulia.”اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضىً إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَAllahumma inni as’aluka muujibati rahmatik wa azaaima maghfiratik wal ghanimata min kulli birrin was salamata min kulli ismin. laa tada’ li dzanban illa ghafartah wa laa hamman illa farrajtah wa laa hajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha ya arhamar “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih."Macam-macam DoaIlustrasi doa Sumber PixabayMenukil buku Rahasia Agar Doa Selalu Dikabulkan Allah oleh Fahruddin Ghozy, doa ada dua macam, yakni doa mas'alah permintaan dan doa ibadah. Agar lebih paham, simak penjelasan Doa Mas’alahDoa ini bertujuan untuk meminta diberikan manfaat, dicegah dari kemudharatan, atau hal lain yang tergolong permintaan. Doa mas’alah terbagi menjadi tiga yang hanya ditujukan kepada Allah SWT. Hal ini akan mendatangkan yang ditujukan kepada selain Allah SWT, namun yang dimintai tidak mampu memenuhi permintaan tersebut. Misalnya, meminta kepada kuburan, pohon-pohon besar, atau tempat-tempat keramat. Hal ini termasuk syirik atau dosa yang ditujukan kepada selain Allah SWT dan pihak yang dimintai mampu memenuhi permintaan tersebut. Misalnya, seseorang yang meminta bantuan dokter ketika sedang sakit. Permintaan semacam itu hukumnya Doa IbadahDoa ibadah adalah bentuk ibadah atau ketaatan yang ditujukan kepada Allah, baik secara lahiriah maupun batiniah. Sebab pada hakikatnya, tujuan utama dari semua bentuk ibadah adalah untuk mendapatkan ridha itu doa?Apa saja macam-macam doa?Apa arti doa mas'alah? Oleh Shelby AR – Faktor yang paling menentukan dalam sebuah kemenangan pemilihan bupati/walikota/gubernur, anggota legislatief, ataupun kemenangan kepala desa pada saat pilkades 2021 saat ini, hanya ditentukan oleh dua faktor. Ya, hanya dua faktor saja, kawan. Itu secara garis besarnya. Sub detail dari dua faktor itu, tentu ada sepuluh atau belasan faktor lain, yang mendukung suksesi kepala desa terpilih oleh warga. Percayalah, bukan faktor kepintaran olah kata dan berpidato saja, atau buang buang pulus saja. Tapi kelicikan dan kecerdikan untuk mengelola tim sukses dan bagi bagi pulus pada saat yang tepat, itu yang paling menentukan. Ayolah, tak usah ragu membicarakan alat transaksi itu. Itu sudah lumrah. Terjadi dimana-mana. Nyaris semua kalangan sepakat dan diam. Karena itulah realita yang terjadi. Benar apa kata seseorang. Yang akan menang dalam kontestasi pemilihan dalam kategori tingkatan apapun, adalah soal DOA, kalian tau apa kepanjangan dari DOA? Dana Operasional Awal. Alias Pulus. Namun, berdasarkan para praktisi pengalaman pelaku yang telah berhasil memenangkan momen suatu pemilihan, mereka tidak saja punya DOA. Mereka punya tim yang solid. Semua cara dikeluarkan. Semua isu dimainkan. Termasuk memancing kemarahan tim dari lawan. Ketika terjadi sebuah pertikaian, itulah yang diharapkan. Hasilnya, bagi yang tak faham dengan situasi politik, hanya jadi penonton saja. Bagi pemerhati, tentu itu merupakan pemandangan atau tontonan yang mengasyikan, layaknya pertandingan sepak bola. Menjadi komentator yang netral, tanpa berpihak kemanapun itu lebih menyenangkan. Hati-hati juga dalam momen pemilu tingkat apapun. Dunia sosial media kerap menjadi ajang sosialisasi dan promosi. Namun, jangan jadikan itu sebagai sebuah rujukan atau referensi. Itu hanya bagian dari momentum pesta demokrasi. Tak usah dicegah-cegah. Amati saja, tonton, lalu tertawalah. Yang harus disikapi adalah, jangan terlalu berlebihan menyikapi momen pemilu tingkat apapun, termasuk momen pilkades saat ini. Sikapilah itu dengan biasa-biasa saja. Karena pemilu tingkatan apapun, pendukung calon presiden, pendukung calon gubernur, pendukung calon walikota, pendukung calon bupati, pendukung calon kepala desa, hampir tak pernah ada jejak mulang tarima yang real. Kecuali, bagi mereka yang memang sudah punya kontrak tertentu, tertulis mungkin. Tapi bagi yang hanya dijanjikan secara lisan, ngapain juga harus bela-belain waktu dan tenaga untuk mendukungnya? Jangan sampai hanya karena pilkades, persaudaraan dan tetanggaan kita jadi putus. Jangan sampai hanya karena mendukung seratus persen calon kepala desa A, atau mendukung calon kepala desa B, atau mendukung calon kepala desa C, musuhannya lebih dari satu tahun. Pendukung calon presiden tahun 2019 lalu, saja, saat ini masih menyisakan efek di masyarakat. Meski elit yang di atas sana, semuanya sudah bergabung dalam kabinet. ***Penulis adalah, hanya ibu rumah tangga yang senang menonton situasi dan senang baca-baca. Post navigation PORTAL PEKALONGAN - Ngaji Laku Padepokan Carang Seket kali ini akan menjelaskan mengenai amalan doa menang pada pemilihan Kepala Desa atau pemilihan Legislatif yang dijelaskan oleh Den Juneng Suhu Padepokan Carang Seket. Amalan apa si yang dikerjakan dalam menggapai suatu hajat dalam pemilihan Kepala Desa atau pemilihan lainya, Ngaji Laku kali ini Den Juneng Suhu Padepokan Carang Seket akan menjelaskan amalan doa menang pada pemilihan Kepala Desa atau pemilihan Legislatif. Den Juneng Suhu Padepokan Carang Seket pada sesi Ngaji Laku kali ini akan menjelaskan mengenai amalan doa menang pada pemilihan Kepala Desa atau pemilihan Legislatif selengkapnya pada artikel ini. Baca Juga Ngaji Laku Padepokan Carang Seket, Ilmu Pengasihan Aji Asmoro Wengi Dikisahkan dari pengalaman pribadi Den Juneng Suhu Padepokan Carang Seket. Amalan ini sudah dibuktikan sendiri saat Den Juneng menjadi Kepala Desa, dan membantu temen-teman yang mempunyai hajat menjadi Kepala Desa Kades, anggota Legislatif, Bupati, dan sebagainya. Den Juneng Suhu Padepokan Carang Seket mendapatkan ijazah amalan doa menang pada pemilihan Kepala Desa atau pemilihan Legislatif ini dari Keluarga Besar Keraton Yogyakarta sanad ilmu lengkap. Saat puasa, setiap sholat subuh dan ashar membaca ayat ini sebanyak 21 kali dan ayat itu bunyinya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Jumat, 4 Des. 2020Di Kantor DPP Partai Demokrat jalan Proklamasi, Jakarta, Jumat siang tadi Majelis Taklim Ani Yudhoyono MTAY menggelar Doa bersama dan Pembukaan Pengajian bulanan. Doa bersama dilaksanakan terkhusus bagi sukses pelaksanaan Pilkada yang akan jatuh pada 9 Desember 2020."Kami mengiringi segala ikhtiar yang dilakukan oleh Ketua Umum beserta seluruh Pengurus, yang mengusung dan mendukung para kader maupun Paslon, semoga diberikan kemenangan, bukan hanya bagi kejayaan Demokrat, tapi juga bagi seluruh warga bangsa", ungkap Bang Nara atau Mayjend Purn H. Nachrowi Ramli selaku Ketua Dewan Pembina kesempatn tersebut, hadir Ibu Dr. Hj. Indrawati Sukadis, Ketua Umum MTAY, yang dalam sambutannya menyampaikan harapan dan doa bagi dokpri Ketua Umum, Mas AHY, juga Bapak SBY dan seluruh pengurus maupun kader, terus bersemangat, diberkahi dengan kesehatan dan keselamatan untuk memenangkan para Calon Kepala Daerah yang diusung maupun didukung PD dan partai koaliasinya."Demikian pentingnya Doa dan Usaha, disertai tawakkal mengiringi langkah perjuangan apapun", papar KH Dr Ahmad Yani Basuki dalam taushiyahnya. "Setelah melakukan segala usaha, lalu berdoa dan seterusnya berserah diri kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa". Dalam taushiyah dan langsung memimpin doa, Mayjend Purn TNI Ahmad Yani berpesan, agar menjadikan doa sebagai spirit dan kekuatan. Jika meraih kemenangan, dengan berdoa, maka kita terjauh dari jumawa dan kesombongan. Jika belum berhasil, dengan doa, ada hikmah dan rahasia Allah yang lebih baik, tak perlu membuat siapapun putus asa. dokpri Sementara itu, Dr H. Munawar Fuad, Kepala Departemen Agama dan Sosial yang turut hadir bersama para jamaah yang terbatas dengan protokol COVID19, menuturkan keyakinannya bahwa Pilkada pada 9 Desember 2020 menjadi momentum kejayaan kembalj Demokrat. "Berkat kepemimpinan dan kinerja Ketua Umum, Mas AHY, bersama seluruh jajaran pengurus yang solid dan bergerak serentak, yang langsung terjun ke tengah dokpri rakyat, kami yakin dengan kerja keras dengan semangat yang solid, apa yang menjadi target kami dapat tercapai", papar Kang Fuad,Doa kami, tutur Kang Fuad, juga ditujukan bagi keselamatan dan kemaslahatan bangsa dan negara. "Semoga para pelaksana Pilkada seluruhnya, aparat penjaga keamanan, serta warga yang memilih di TPS, semuanya mendapat perlindungan, kesehatan dan keselamatan, amiin", paparnya."Sebagaimana pesan Ketua Umum PD, AHY, yang tengah melakukan gerilya nusantara yang menyambangi para kader, mesin partai dan mitra koalisi terus fokus dan menggerakan segala energi dan kekuatan untuk menang. Menang dan selamat tentunya", Kang Fuad menutup pernyataannya. Lihat Cerita Pemilih Selengkapnya semua tahu bahwa kurang lebih 1 tahun lagi, kita akan memasuki tahun pemilu berbagai pendekatan politik dilakukan demi mencari siapa orang yang terbaik untk menduduki Kursi MPR, maupun Kursi RI 1sekarang ini gencar sekali diberitakan di media massa pendekatan-pendekatan politik yang dilakukan oleh partai politik di Indonesia, alasanya sih agar kepentingan politik yang menjadi visi dan misi partai ada saja pihak-pihak tertentu yang ingin memakai cara kotor agar menang dalam pemilihan umum. mereka rela menghalalkan segala cara agar terpilih untuk menduduki kursi empuk Penguasa negara. dari mulai mengandalkan dukun hingga penyebaran hoaks inilah 3 cara kotor yang di pakai agar menang dalam pemilu. Pakai Dukun untuk mempengaruhi pemilihQuotePada pemilu 2014 lalu tak sedikit kandidat yang menggunakan bantuan paranormal atau dukun agar sukses dalam pemilu dilansir dari Kompas Ki Joko Bodo salah satu paranormal papan atas indonesia membuka praktik di rumahnya yang berornamen “unik” di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Berderet mobil-mobil mewah kerap silih berganti terlihat mendatangi rumah ini. “Dari pemilu-pemilu sebelumnya, sudah biasa caleg itu datang ke saya. Minta menang pasti lah. Nanti kalau capres juga biasanya ada yang datang. Sekarang juga sudah mulai pada datang,” ujar Ki Joko Bodo, Tak hanya pertempuran antarcaleg, menurut Ki Joko Bodo, paranormal yang bertugas "menggolkan" kliennya. Bahkan, terkadang ia harus berebut klien dengan paranormal lain. Untuk itu, dia mengaku menyiapkan fasilitas khusus kepada sang klien agar tidak berpindah ke paranormaanl lain. Sayangnya, Ki Joko tak mau mengungkap apa fasilitas khusus yang disebutnya tadi. metode nya sih dengan cara membuka aura calon peserta pemilu agar masyarakat terpesona dengan wajahnya. bahkan dengan cara jahat seperti mengirimkan santet ke lawan politik atau sebagainya. hal ini juga dibenarkan oleh seorang paranormal yang terkenal di daerah banyumas bernama Setiaji Heroestianto 32 yang mendapat julukan Ki Aji Lalangjagad warga Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, sering didatangi calon anggota perlemen. Sebelumnya tidak hanya para caleg, dirinya juga sering didatangi calon kepala daerah di level kabupaten/kota yang ingin sukses mencapai ambisi politiknya. Bahkan kepala desapun meminta bantuannya agar terlihat lebih mempesona. Hampir semua pasiennya berhasil menduduki kursi kekuasaan seperti yang diimpikan. "Sekarang menjelang Pileg, sudah puluhan caleg yang datang. Namun hanya 30 caleg yang dinilai memenuhi syarat untuk dibantu," jelas Ki Aji. Mereka datang bukan hanya dari wilayah Banyumas, bahkan orang seberang, seperti Kalimantan, Sumatera, serta provinsi lain datang untuk meminta saran. Dia memberi jaminan hingga 80 persen orang yang meminta bantuannya akan meraih kekuasaan. Syaratnya hanya asal tidak satu daerah pemilihan, Ki Aji sanggup untuk memenangkannya. Untuk membantu keinginan caleg atau politisi lain, kata dia, tidak banyak persyaratan sebab yang Ki Aji yang melakukan ritual. Calon hanya perlu dibersihkan dari aura negatif yang menyelimuti tubuh sang caleg. Sekaligus menghilangkan makhluk gaib yang menempel di tubuh caleg tersebut. Serta memberikan ketenangan, sebab sebagian besar caleg yang datang dalam kondisi galau. Ki Aji melakukan ritual dengan tapa kungkum berendam di Pancuran Tiga di Kawasan Wisata Baturaden. Tapa kungkum dia lakukan setiap hari mulai pukul hingga tengah malam. Membaca mantra, ajian, atau doa khusus. Sebab, ritual yang dia gunakan menggunakan energi ilahiah dan doa-doa. dengan cara seperti itu ia menjamin 80 persen kliennya menang dalam pemilu. Menjatuhkan Lawan Politik dengan berita hoaksQuotesaat ini dengan berkembangnya informasi dan teknologi menyebabkan kita semua dengan mudahnya mengakses informasi. apalagi didukung dengan kehadiran smartphone yang bisa dijadikan sumber pertukaran informasi secara cepat, di tambah kehadiran media sosial seperti facebook, WA, Line, Twitter. lain halnya kalau kita melihat berita-berita akhir-akhir ini yang banyak dimuati dengan berita Hoaks atau berita hoaks di sebarkan oleh kelompok-kelompok tertentu mengakibatkan pembacanya terpengaruh oleh isi berita tersebut berisi informasi palsu, bisa jadi mengandung fitnah dan adu domba. hal yang paling berbahaya akibat adanya berita hoaks adalah mengakibatkan terpecah belahnya masyarakat. penyebaran berita hoax melalui internet bisa dikenakan pasal Undang undang Informasi dan Transaksi Keuangan UU ITE. Karena itu, dia mendorong semua pihak untuk terlibat melakukan pencegahan dengan memberikan edukasi masyarakat agar tidak terlibat dalam penyebaran berita bohong melalui internet. "Edukasi kepada masyarakat melalui organisasi politik, organisasi pendidikan dan sosial harus mampu menyadarkan masyarakat akan adanya risiko penegakan hukum terhadap pelanggaran hukum tersebut," ucapnya. sekarang berita hoaks di jadikan senjata utama peserta pemilu untuk menjatuhkan lawan politik, imbasnya adalah menyebabkan kebencian masyarakat kepada pihak yang terkena berita hoak tersebut sehingga kredibilitasnya terganggu. Money PolitikQuote dilansir dari Wikipedia Politik Uang adalah adalah suatu bentuk pemberian atau janji menyuap seseorang baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu pada saat pemilihan umum. Pembelian bisa dilakukan menggunakan uang atau barang. Politik uang adalah sebuah bentuk pelanggaran kampanye. Politik uang umumnya dilakukan simpatisan, kader atau bahkan pengurus partai politik menjelang hari H pemilihan umum. bisa disebut Serangan Fajar Praktik politik uang dilakukan dengan cara pemberian berbentuk uang, sembako antara lain beras, minyak dan gula kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk partai yang bersangkutan. bahkah dilansir dari CNN Indonesia di pemilu tahun 2018 diprediksi akan marak terjadi praktik politik uang yang dikemukakan oleh Peneliti Politik LIPI Siti Zuhro Ia mengatakan faktor uang sulit dihindari dalam mengarungi kontestasi Pilkada di Indonesia. "Karena Pemilu saat ini butuh political cost yang luar biasa, jadi kandidat itu duit yang bicara, kita tak bisa menafikkan itu," ujar Siti di Kantor Pergerakan Indonesia Maju PIM, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 17/1. Menurutnya, penggunaan politik uang dalam Pemilu memiliki berbagai macam motif. Salah satunya motif 'uang saksi' yang dialami La Nyala Mataliti di Jawa Timur. Menurut Siti hal itu merupakan salah satu bentuk politik uang. "Ada juga uang pendaftaran, uang untuk TPS, saksi, pengawasan, jadi itu belum berhenti. Masih saja partai meminta kepada para calon," ungkapnya. Menurut Siti penggunaan politik uang dalam Pilkada tidak akan menghasilkan para pemimpin daerah terbaik. Pemimpin yang bersangkutan akan tersandera untuk 'balik modal' ketimbang menjalankan kinerja yang baik kepada masyarakat. [color=red]"Dengan ada model uang pencalonan yang membuat calon terbaik dan berkarakter itu tak muncul. Dan ini menjujukan uang adalah segalanya," ujarnya. Mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan, Ali Masykur Musa menambahkan, kandidat yang tidak memiliki modal kemampuan finansial dalam mengarungi Pilkada diprediksi akan kalah. "Suka atau tidak suka pasti terjadi money politic. Tidak ada fulus ya mampus, jadi enggak ada duit ya mampus, kalah," ujar Ali. untuk itu agan sebagai pemilih di harapkan hati-hati tterhadap 3 cara kototr yang akan digunakan peserta pemilu agar memuluskan langkahnya menduduki kursi empuk DPR RI, DPRD Kab/Kota, Gubernur dan wakil, Walikota dan Wakil. akibat dari 3 cara kotor di atas akan menyebabkan kualitas kepemimpinan mereka di ragukan dan tak sedikit akan memunculkan tindak pidana korupsi. Halalkan segala cara demi mendulang popularitas. demikian trit ane gan mohon maaf apabila ada kesalahan 02-04-2018 1419

doa agar menang dalam pemilihan